Melisa Bersabda

Sabda sesat, tidak memukau nalar, tidak mengguncang iman

Woi Kang! Gue bukan Indri! Gue Indro! 17 Mei 2011

Filed under: Uncategorized — melisamaya @ 8:50 PM

Alkisah di suatu sore yang tidak cerah,

tiba-tiba saya ingat bahwa saya memiliki handphone,

saya pun mengecek handphone saya,

ternyata ada 7 missed call dari nomor tidak di kenal

ditambah sebuah sms yang isinya:

“neng maha kabarna”.

Saya tahu itu adalah Basa Sunda yang kalau ditranslasi ke bahasa ibu saya:

“Yo girls! How’re you doin?”

karena selama 9 tahun saya belajar Basa Sunda di SD dan SMP.

(Walaupun nilai ulangan saya selalu dapat 5 waktu SD)

Namun sepanjang ingatan saya,

saya tidak pernah main akang-eneng dengan siapapun.

Saya pun memutuskan tidak menggubris sms dan missed call itu.

Menurut saya, palingan itu akang-akang cuma salah sambung.

Lagipula saya tidak punya pulsa <<<<< alasan sebenarnya.

Saya menceritakan hal ini ke beberapa teman saya yang kebetulan sedang bbm-an dengan saya.

Salah satu dari mereka, sebut saja namanya Jebol,

mengusulkan agar saya meladeni saja itu akang-akang.

Jebol menyuruh saya agar mengaku sebagai eneng yang amnesia lalu ngajak ketemuan,

pas hari H-nya tidak usah datang.

Namun dengan penuh rasa khidmat, saya menolaknya.

Di saat saya sedang asyik bbman itu,

tiba-tiba tuh akang-akang nelpon lagi.

Saya pun mengangkatnya, sekalian untuk menuntaskan masalah ini.

Tuh akang-akang bilang mencari seseorang yang bernama Indri.

Saya bilang salah sambung.

Si akang malah bilang “masa??”

kemudian si akang-akang gila itu menuduh saya sebagai ibunya si Indri yang  tidak merestui hubungan mereka

(WHAT THE F*CK??!!)

Saya murka, lalu langsung menutup telpon.

Si akang yang ngototan mengirim sms lagi yang isinya:

“neng eker naon

ini indri kan”

Kacauuuuu!! Dibilangin salah sambung!!

Saya menanyakan pendapat Jebol lagi, bagaimana jika saya bilangnya ke akang-akang itu bahwa:

“kang, eneng udah ganti kelamin”

Jebol mengusulkan nama Indra ataupun Indro.

Saya pun setuju dengan nama Indro.

Maka dari itu, saya pun menulis judul postingan ini seperti di atas!

Anyway, jika si akang-akang itu nelpon lagi,

saya akan meminta tolong adik saya

atau mungkin teman saya yang jenis kelaminnya tak diragukan adalah laki-laki,

atau bahkan mungkin dosen saya dan anjing saya juga boleh

untuk mengangkat itu telpon

dan mengaku sebagai suaminya Indri Indro, alias Indri yang telah transgender.

Penasaran dengan kisah cinta segitiga antara Indri-Indro-Akang?

Stay tune!

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s