Melisa Bersabda

Sabda sesat, tidak memukau nalar, tidak mengguncang iman

Pengalaman Pertama Saya “Ngepet” 17 November 2010

Filed under: Uncategorized — melisamaya @ 7:13 PM

Halo para pembaca…

Mohon jangan salah paham dulu….

Yang saya maksud dengan “ngepet” bukanlah

bertransformasi menjadi babi peranakan sesat

ataupun begadang tengah malam untuk menjaga lilin…

Walaupun bagian “sesat” dan “begadang tengah malam”-nya cukup tepat.

Begini cerita lengkapnya…

Beberapa bulan yang lalu,

saya disesatkan oleh teman-teman untuk bermain Ameba Pigg.

Homepage Pigg

Ameba Pigg merupakan permainan online yang persis dengan game Facebook yang bernama Ameba Picco

Pigg dan Picco punya beberapa perbedaan,

tapi yang paling signifikan (yaelah bahasanya) adalah…

………

bahasa yang digunakan.

Ya… Sebab Picco menggunakan bahasa paling pasaran (bahasa Inggris maksudnya)

sedangkan Pigg menggunakan bahasa dari negri kecap asin itu.

Maksud saya Jepang.

Lho?? Memangnya saya bisa bahasa Jepang?

……

Sama sekali tidak tuh.

Saya benar-benar buta huruf total.

Bahkan yang mengurus registrasi-nya saja adalah Bung Malaikat.

(Terima kasih telah menyeretku dalam lingkaran setan ini bung!)

Huhuhuhuhuhu

*berkubang dalam seribu tetesan air mata*

Jadi Pigg dan Picco adalah permainan online

di mana kita menciptakan karakter kita, (boleh mirip aslinya… boleh juga jauh banget…)

Ini Karakter Pigg Saya.. Kata teman-teman sih mirip banget

mendesain rumah kita

(bisa gaya Jepang, bisa gaya barat, bisa gaya Mesir, dll..)

Rumah Saya

bermain berbagai permainan seperti mancing, kasino, hom pim pa, dll..

Namun…

Biarpun di Pigg bahasanya bikin mata katarak,

saya tetap lebih suka bermain Pigg daripada Picco.

Kenapa??

Sebab, yang main Picco kebanyakan alay-alay gitu

(tidak semua sih.. tapi kebanyakan begitu)

Namun bukan berarti orang-orang di Pigg waras semua ya…

Memang cukup asyik juga…

Di Pigg saya bisa berkenalan dengan fotografer dari Jepang,

Guru bahasa Inggris peranakan Amerika-Jepang,

Wanita karir Jepang yang bekerja di pabrik manufaktur,

mahasiswa-mahasiswa waras dari berbagai belahan dunia

seperti Amerika, Jerman, Malaysia, China,

dan masih banyak lagi.

Namun, kadang-kadang yang saya temukan adalah

om-om mesum yang tidak punya hidup,

cewek Jepang yang stalker dan tidak nyambung,

bocah Jepang yang hanya bisa berkata “yo”,

cowok Jepang yang hanya bisa berkata “F*CK”,

anak Malaysia yang suka kepo dan SKSD,

dan masih banyak lagi.

Sekianlah dokumentasi nista saya terhadap Pigg.

Copyright kata “nista” @bung malaikat

Terima kasih telah memperkenalkan

pemakaian kata “nista” yang tidak baik dan sama sekali tidak benar :p

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s