Melisa Bersabda

Sabda sesat, tidak memukau nalar, tidak mengguncang iman

Kumpulan Cerita Misteri(?) 23 Agustus 2010

Filed under: Uncategorized — melisamaya @ 7:16 AM

Toilet Dalam Kegelapan

Sebut saja saya Melisa (nama sebenarnya).

Berikut ini adalah kisah yang benar-benar saya alami.

Hari itu, saya memiliki kelas di lantai 8.

Sesampainya di lantai 8, tiba-tiba saya mendapat panggilan alam:

buang air kecil.

Saya pun segera menuju toilet wanita terdekat, karena saya wanita.

Ketika saya membuka pintu toilet,

terlihatlah bahwa toilet tersebut dalam keadaan gelap total.

Saya meraba-raba dinding, bukan karena saya ingin melakukan pelecehan seksual,

melainkan karena saya ingin mencari saklar.

Namun, entah kenapa saklar tersebut sama sekali tidak berfungsi.

Toilet tersebut tetap diselimuti kegelapan.

Berhubung hasrat ‘pipis’ saya sudah tak terhankan,

saya pun nekat atau nekad atau apapunlah buang air kecil di dalam kegelapan.

Setelah puas mengeluarkan cairan yang warnanya mirip Extra Joss itu,

saya pun segera keluar dari toilet.

Namun, ketika hendak membuka pintu toilet,

dari luar ada yang membukanya.

Ternyata dua orang wanita.

Terjadi percakap seperti berikut:

Wanita1: “Ih gelap…”

Wanita 2: “Serem ah…”

Kedua wanita itu pun sadar bahwa di hadapan mereka ada wanita cantik (baca:saya)

yang ingin keluar dari toilet.

Namun, reaksi mereka sangat luar biasa.

Wanita1 menjerit sambil melompat ke belakang.

Mungkin dikira saya makhluk gohib.

Padahal saya sedang menapak lantai,

gigi saya di kawat (jadi tidak mungkin keluar taring),

celana saya berwarna kuning

dan baju saya berwarna krem

(sementara semua setan kan bajunya putih kecuali si Manis Jembatan Ancol).

Sedangkan wanita2 bereaksi dengan berkata: “Tuh kan!!”

Saya pun hanya keluar sambil tertawa terbahak-bahak.

Namun, hingga kini reaksi wanita2 masih misteri…

Apa maksudnya “tuh kan”?

Apakah: “Tuh kan penunggu toilet benar-benar ada!”

Ataukah: “Tuh kan setan toilet tuh celananya kuning!!”

Hingga kini masih misteri…

The end.

Malam Itu Di Luar Jendela (Bagian Pertama)

(Entah kenapa kok judulnya kayak

judul-judul cerpen yang biasa dimuat di majalah semacam Kartini)

Sebut saja nama saya Melisa (nama sebenarnya),

saya tinggal di suatu sudut desa yang berinisial L.

Malam itu, cuaca cerah…

bumi masih berputar…

dan air masih mengalir….

Di dalam kamar, saya dan kakak saya sedang bersantai

akibat kekenyangan makan iga bakar.

Iga bakarnya enak.

Entah mengapa, saya menjadi sok melankolis.

Tiba-tiba saya menyingkap tirai jendela,

kemudian memandang keluar rumah,

mungkin saya ingin melakukan adegan-adegan yang biasa ada di film-film

yakni memandang rembulan dengan wajah najong mellow.

Tiba-tiba, di balik jendela yang gelap itu,

di dekat semak-semak tumbuhan,

ada sesosok bewarna putih memandang saya balik…

To Be Continued…

Malam Itu Di Luar Jendela (Bagian Terakhir)

………………………….

….Ternyata itu Bubbly,

anjing saya yang berwarna putih.

The End.

Misteri di Basement Supermal Karawaci

Nama saya Melisa (nama sebenarnya),

saya akan menceritakan suatu kisah yang pernah saya alami.

Di dekat rumah saya,

ada sebuah mal yang bernama Supermal Karawaci.

Sewaktu jaman kerusuhan Mei tahun 1998, mal tersebut rusak terbakar

bersama dengan banyak insan manusia di dalamnya.

Itu sebabnya, dahulu sering beredar isu tentang roh-roh gentayangan di sana.

Namun, seiring berjalannya waktu,

isu tersebut telah mereda.

Berhubung rumah saya dekat, saya sering sekali pergi ke sana.

Lagipula, saya belum pernah melihat apapun yang janggal.

Hari itu, saya pergi seorang diri.

Saya pun memarkir mobil tersebut di basement.

Berhubung penuh, saya pun memarkir secara paralel.

Namun, saya tidak langsung turun.

Saya mencoba mencari tempat paling aman di tas saya

untuk menyimpan karcis parkir, handphone, dompet, dan kunci mobil…

Tiba-tiba , mobil saya mundur sendiri ke belakang.

Saya pun cepat-cepat menginjak rem dan kopling.

Ternyata, di depan mobil saya berdiri seorang petugas parkir.

Rupanya dialah yang mendorong mobil saya karena ada mobil yang ingin keluar.

Tadinya saya kira dia berdiri di sana untuk memberi saya arahan untuk memundurkan mobil saya.

Ternyata dia malah mendorong mundur mobil saya. (Lho?)

Kemudian dia melakukan monolog: “kok gak bisa gerak ya??”

(Ya iyalah. Orang remnya saya injek!!!)

Saya pun akhirnya membuka kembali rem dan kopling tersebut.

Petugas tersebut bermonolog lagi: “Oh, ternyata bisa ding!”

Saya bingung mengapa petugas itu tidak menyuruh saya memundurkan mobil saja?

Kan lebih gampang?

Apakah kaca saya terlalu gelap?

Saya mengibas-ngibaskan tangan saya sedekat mungkin dengan kaca.

Biasanya segelap apapun, jika saya mengibaskan tangan dekat kaca,

pasti kelihatan dari luar.

Namun, petugas itu masih tetap mendorong.

Ini sungguh misteri…

 

6 Responses to “Kumpulan Cerita Misteri(?)”

  1. Aladycalledkrista Says:

    Ermm… komentar untuk cerita nomor 2 :
    Gak Penting Banget!!!!!!
    Buat apa dibuat bagian 1 & 2!!!
    Cerita gak bermutu!!!
    Rugi gua bacanya!!!!
    Rasanya kayak baca katalog yang dikasih2 di jalan!!!
    Kembalikan waktu 2 menit yang kuhabiskan untuk membaca artikel gak penting itu!!!

    Sekian

  2. melisamaya Says:

    Bear A(not)ladycalledrista,

    Bukankah sudah saya tulis bahwa
    blog ini hanya berisi kesesatan?
    Jika Anda ingin cerita yang bermutu, jelas, dan tidak sesat,
    bacalah Alkitab, Alquran, Tripitaka, Buku Pintar, Kamus Bahasa Arab – Perancis, dkk..

    Sekian

  3. medi Says:

    Melisa, gw ngefans sama loe *najong juga hehe..
    Kenapa gag buat buku.. Raditya dika sih lewaat.. Beneran isi blog ini menghibur banggeetz.. sering2 update ya. Sukses🙂

  4. melisamaya Says:

    hahahaha makasih ya, medi
    ga nyangka ada yang demen blog nista ini :p

    kayaknya ga ada deh penerbit yang mau nerbitin blog kayak gini
    soalnya merusak moral anak bangsa
    anyway makasih atas dukungannya

  5. RED Says:

    lol… sedikit menghibur…😄


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s