Melisa Bersabda

Sabda sesat, tidak memukau nalar, tidak mengguncang iman

Dokumentasi Saya Tentang Candy Expo 18 Agustus 2010

Filed under: Uncategorized — melisamaya @ 8:56 PM

Halo!

Tanggal 7-17 Agustus kemarin,

Paramount Serpong menyelenggarakan suatu event

yang disebut Candy Expo yang memamerkan air terjun dari coklat,

taman permen, dan hujan permen.

Pemasarannya sudah habis-habisan banget dah.

Di sepanjang jalan terdapat baliho Candy Expo super besar

dan di sepanjang ‘tembok’ facebook dicoreti oleh status mengenai betapa kerennya Candy Expo.

Sayangnya. promosinya bukan menggunakan foto asli

melainkan menggunakan animasi.

(Ya, iyalah… Pas promosinya saja tendanya belum di bangun)

Jadinya, orang-orang dengan ‘seenaknya berimajinasi sendiri.

Saya sendiri sudah membayangkan hal-hal yang mendekati

kisah anak-anak favorit saya sewaktu saya masih bocah: Hansel dan Gretel,

Poster Film Hansel and Gretel

atau minimal saya setidaknya bisa makan beberapa permen dan coklat secara cuma-cuma.

Saya sudah membayangkan air terjun coklat yang bisa dicolek-colek

dengan lelehan coklat yang kental

layaknya fondue coklat versi super besar.

Inilah bayangan saya:

Candy gardennya seperti ini

atau seperti ini

Air Terjun Coklatnya Seperti ini

atau seperti ini...

Sebenarnya, hampir semua teman saya sudah memperingatkan bahwa

Candy Exponya mengecewakan.

Koran KOMPAS juga menuliskan hal yang sama.

Namun, berhubung saya adalah manusia skeptik yang selalu meragukan segala hal,

saya ingin membuktikannya dengan mata kepala saya sendiri.

Saya pun memutuskan untuk datang di hari terakhir,

yakni tanggal 17 Agustus,

sekalian untuk merayakan hari kemerdekaan bangsa ini (boong).

Lagipula, (katanya) di hari terakhir ada acara ‘all you can eat’.

Walau definisi ‘all you can eat’ tuh sangat ambigu.

Maksudnya mbak-mbak yang jaga boleh dimakan juga?

Entahlah…

Namun, ternyata oh ternyata…

Apa yang mereka katakan tidaklah benar!

Candy Expo tidak seburuk yang mereka katakan…

……

tapi jauuuuuuuuuh lebih buruk lagi!!!

Pertama,

ternyata air terjun (katanya) coklat yang (katanya) menang muri itu tidaklah seperti:

melainkan seperti:

Aliran sungai neraka

Sumpah! Kenyataan ini membuat saya ingin menangis darah sekaligus kentut sambil terbahak-bahak!

Jangankan buat dicolek-colek,

ngeliatnya aja udah ilfeel

Ada buih-buih kecoklatan gak jelas ngambang-ngambang gitu

Hiiiiii

Apalagi, baunya itu lho…

Hoek! Masih enakan bau kaki saya deh!

Baunya seperti bau tanah kuburan…

Itu mah bukan coklat melainkan air kali Cisadane

atau yang disebut oleh Dorododom sang ketua kelas sejati:

“Bukan air terjun coklat tapi air terjun kecoklatan.”

Begitulah…

Kedua…

Semua pecinta Hansel and Gretel…

jangan pernah deh datang ke sini.

Sebab taman permen yang ada di candy expo…

………

menghancurkan segala impian anak-anak…

Kalau tidak percaya… lihat ini…

Ini taman permennya???

Yeee… kalo cuma menabur permen ngasal ke atas tanah mah saya juga bisa!

Apalagi permen-permen itu juga tidak boleh diambil! Huh!

Kalaupun disuruh ngambil juga, saya ogah buat ngambil.

Coba kalian lihat baik-baik…

Mari kita zoom

Idihhhh.. Permennya aja sudah ketempel tanah-tanah coklat gitu

Kesannya kayak permen bekas bocah beriler

yang sudah jatuh ke tanah.

Yuck!

Ketiga…

Yah, okelah jika air terjunnya lebih mirip lautan kotoran hewan

dan taman permennya lebih mirip sesajen kuburan

tapi setidaknya saya pikir saya bisa menikmati beberapa bungkus permen atau coklat

secara cuma-cuma.

Awalnya.. Katanya (katanya lho) jika saya membayar 25 ribu

saya akan mendapat goodie bag yang berisi coklat dan permen.

Sebenarnya membayar 10ribu saja sudah bisa masuk…

tapi tidak akan mendapat goodie bag.

Saya pun membayar 25 ribu…

Eh.. Ternyata Goodie bagnya habis…

dan penggantinya hanyalah sebuah kupon seharga 5000 rupiah!!

5000 rupiah???

Tahu gitu, saya beli yang 10000 deh.. Huh! Huh!

Tadinya malah kami berencana melakukan tindakan kriminal

seperti memperbanyak kupon tersebut dengan cara diprint…

Sayangnya kami mengurungkan niat kami

Bukan karena sekarang bulan puasa di mana setan-setan sedang dikurung

(orang setannya saya hohohohohohoh)

tapi karena hasilnya tidak terlalu mirip.

(Errrr… Semoga Paramount-nya tidak membaca blog ini…)

Alhasil, saya datang ke sana hanya untuk meminum segelas teh yang bisa saya bikin sendiri di rumah!!!

Keempat…

Padahal kata ‘expo’ sebenarnya adalah kependekan dari exposition

yang dalam hal ini berarti semacam galeri atau pameran mengenai sesuatu

dari berbagai perusahaan atau kontributor yang berbeda…

Misalnya Notebook Expo

harusnya pameran dan bazaar berbagai laptop

misalnya HP, Apple, Toshiba, Acer, dll..

Eh, ini… ada yang jual nasi padang

(mungkin ga sih bumbu rendangnya pake coklat?)

ada yang jual alat olahraga

ada yang jual tanah

bahkan ada yang jual hamster!!!

Buset dah!

Kelima..

Panas banget oy!!

Padahal, saya lihat ada banyak AC dan kipas angin di sana!

Alhasil saya dan teman-teman (terutama sang ketua) mengutak-atik ACnya agar lebih adem

Pantas saja panas, suhunya saja disetel cuma 19an gitu…

Padahal untuk acara-acara seperti ini, harusnya bersuhu 16…

Ah, payah nih! Payah!

I want my money back!

Keenam, katanya kan ada all you can eat…

Ternyata musti bayar 15 ribu lagi..

ARGH!!! Minta ditabok!!!!

Udah gitu kata teman-teman:

Masa di Candy Exponya malah diputerin lagu

“Bertobatlah! Bertobatlah!”

Apaan coba?? Lu tuh yang harusnya tobat!!

Bikin acara kok kagak bener???

-ucapan penuh emosi dari sanubari yang terdalam-

 

9 Responses to “Dokumentasi Saya Tentang Candy Expo”

  1. Mega Says:

    Sabar Mel, inget sekarang lagi bulan puasa. Btw, untung….untung gw kaga pergi ke sana, kalo ngak bisa rugi gw. hahaha. Thanks atas infonya ya….(yang ditulis dengan penuh dengan kekecewaan yang mendalam)

  2. melisamaya Says:

    bodo amat deh bulan puasa
    yang puasa bukan gue ini
    justru gue kan setannya
    hohohoho
    untunglah mega kalo lu ga pergi
    rugiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii

  3. Aladycalledkrista Says:

    Comment dengan Bahasa Indonesia gaul :

    Haha makanya jangan banyak berharap/berharap banyak dari pameran coklat/coklat pameran, semua tak seindah/seindah tak bayangan, Kalau gitu lebih baik/baik lebih beli, jangan berharap/berharap jangan sama yang gratisan, pasti gak enak/enak gak pasti.

    Sekian

    PS = Ehem.. saudari melisa, pada baris ke 62 ngomong2 anda menggunakan bahasa apa yach???
    “boch beriler”
    apa itu merk parfum terbaru atau ungkapan dari bahasa espanyola?

  4. melisamaya Says:

    itu bahasa Jerman bodong!
    *boong*
    bukanlah itu salah ketik
    harusnya bocah beriler

  5. Aladycalledkrista Says:

    Wahhhh cepet amat diresponnya!!!

    Bagus!!!

    Btw lu emangnya nyobain coklat di sana?
    Siapa tahu penampilan saja yang menipu

    Di luar terlihat buruk…
    Tetapi di dalam…
    Ternyata hancur….

  6. melisamaya Says:

    yah memang begitu…
    sama seperti kecoak yang tidak enak diliat
    tidak enak dicium
    dan tidak enak dimakan
    padahal warnanya coklat

    sama seperti tokai yang tidak enak diliat, dicium, diraba, dijilat, dan dicelupin
    padahal warnanya coklat

    ya begitulah analoginya…

  7. jn91 Says:

    hahahahahaha, tdnya gw jg niat kesana, tp ga da waktu, ga da yang nemenin, g jg pnya fantasi yg sama kayak u mel, air terjun coklatnya, permen2nya, hahahahaha, untung ga jadi pergi gw, btw, thx bwt infonya, setudaknya jadi tw seancur apa tu candy expo, wkwkwkwkwkwkūüėĄ

  8. jn91 Says:

    btw, ni julia, jgn slah ya, hehehehe

  9. melisamaya Says:

    wah Jupe!
    Blog gue dikunjungi Julia Peres??!
    Saya benar-benar bangga! *Terharu*

    Wah baguslah…
    rugi banget kalo pergi
    syukurlah lu ga jadi pergi


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s