Melisa Bersabda

Sabda sesat, tidak memukau nalar, tidak mengguncang iman

Inception, Film yang Mengadu Domba 29 Juli 2010

Filed under: Review Film — melisamaya @ 3:35 PM

Aloha!

Minggu lalu saya menyaksikan Inception

dan sampai sekarang saya masih pensaran endingnya.

Harap maklum, sebab ada yang bilang bahwa

hanya orang-orang yang pintar saja yang mampu mengerti jalan cerita film itu.

Sayangnya saya tidak termasuk orang pintar (baik secara denotasi maupun konotasi).

Hohohohoho

Inception adalah film bergenre Science-Fiction,

bercerita tentang dunia mimpi atau alam bawah sadar.

Inception sendiri berarti awal mula dari penciptaan atau sesuatu,

singkatnya ide.

Nah, Cobb (Leonardo), tokoh utama film ini,

sebenarnya adalah seorang profesional dalam menerobos mimpi orang lain

dan mencuri ‘sesuatu’ dari orang lain itu via alam mimpinya.

Namun, kini dia diberi tugas oleh seorang bussinessman, Saito (Ken Watanabe)

-bukan mencuri-tapi menanamkan insepsi, ide,

kepada rival bisnisnya, untuk menghancurkan perusahaannya sendiri.

Cobb (entah terpaksa entah tidak) menerima pekerjaan itu,

sebab Saito berjanji akan memberi imbalan: Cobb bisa pulang ke rumahnya.

Inception disutradarai oleh Christopher Nolan

(yang juga menyutradarai The Dark Knight).

Aktor-Aktrisnya antara lain:

Leonardo DiCaprio sebagai Cobb,

Joseph Gordon-Levitt sebagai Arthur,

Ellen Page sebagai Ariadne,

Tom Hardy sebagai Eames,

Ken Watanabe sebagai Saito,

Marion Cotillard sebagai Mal.

Inception bagi saya adalah film yang mengadu domba,

walau dalam kasus ini yang dimaksud ‘domba’ adalah

para manusia yang menontonnya.

Saya sering menemukan perdebatan sengit antara dua atau lebih insan manusia

yang meributkan ending film ini (yang menurut saya memang argueable).

Padahal, mungkin saja, Christopher Nolan sendiri,

juga tidak tahu endingnya bagaimana, huahahahaha

Inception, sesuai dugaan saya,

ternyata memang satu tipe dengan film Leonardo DiCaprio sebelumnya:

Shutter Island.

Maksudnya film-film membingungkan yang penuh dengan misteri.

Selain itu, di kedua film Leonardo berperan sebagai duda

yang ditinggal mati oleh istrinya,

dan sang istri masih sering menghantui dia.

Namun, bagi saya, Shutter Island endingnya sangat jelas,

dan ceritanya lebih… epic.

Maksud saya, sepertinya dari awal, ending Shutter island memang sudah direncanakan begitu.

Sedangkan Inception, endingnya seperti diimprovisasi.

Mungkin untuk meninggalkan sentuhan khas Nolan yang selalu meninggalkan misteri di ending film-filmnya,

atau mungkin karena Shutter Island diangkat dari novel.

Trailer:

Oh ya, ngobrol-ngobrol mengenai Inception,

saya mendapat cerita lucu dari Twitter.

Katanya Saipul Jamil mengepost begini di twitternya:

“Inspection, film tentang mimpi”

Kemudian tiba-tiba saja followernya yang tadi hanya 100an

meningkat hingga 400an…

………

Ternyata begitu cara meningkatkan follower…

Kalau begitu, bagaimana jika saya post:

“Titanus, film tentang kapal tenggelam” (rrr… jayus abis…)

 

9 Responses to “Inception, Film yang Mengadu Domba”

  1. Mega Says:

    Wahahaha…. ada juga yang kaya gitu di twitter…. boleh tuh, u pake di blog u supaya banyak yang orang baca blog u dan makin banyak orang yang tersesat karenanya hahahah.🙂 (tersesat di jalan, dll). peace😉

  2. melisamaya Says:

    hahahahaha
    apa Anda sudah ikutan sesat saudari Mega?

  3. Aladycalledkrista Says:

    Gua setujuh dengan mege pername santo… ehrm maksud gua saudari mega, sekarang kan lagi jamannya orang terkenal gara-gara internet….
    kayak “keong racun”

    Btw, gua jadi inget sama video yang pernah kita buat soal lipsinc juga waktu SMA
    video yang dilakukan oleh saudari d**sy ros**wa** dengan lagu yang sangat indah by kembaran saya Celine Dion

    Inget gak???
    Bagaimana kalau kita bantu saudari d**sy untuk terkenal dengan memasukan videonya ke youtube???

  4. melisamaya Says:

    wah!! Akhirnya lu bisa juga menyumbang ide yang brilian!!
    oke setuju banget!!
    Trus nama channel-nya Janda? Gimana?
    Ntar gue post juga di blog gue!
    Lumayan nih, sambil minum air, gue nyelem!
    Janda jadi terkenal, rating blog gue juga naek!

  5. Aladycalledkrista Says:

    Ok gua setujuuuuuu!!!!!!

    Cepat2 masukan ke youtube!!! sebelum orang lain yang memasukkannya!! (emangnya siapa yang mau juga?)

    Nanti gua tunggu yah kabar selanjutnya!!!

  6. Mega Says:

    Hahaha…Setuju! Teruntuk Melisa, sebenarnya sulit untuk bilang tapi sadar tidak sadar sebenarnya saya merasa berada di jalan yang salah dan makin lama makin sesat….huhuhu. Sebenarnya siapa yang telah membuat saya tersesat????? Tanya siapa?

  7. melisamaya Says:

    @a(not-really)ladycalledkrista: serius nih?? gue upload beneran nih!
    eh tapi gue takut dibunuh janda
    nanti dengan kekuatan janda, gue dihukum

  8. melisamaya Says:

    @mega:
    anda tanya saya, saya tanya siapa??

    coba anda cari pohon jeruk terdekat
    kemudian bermeditasilah selama 3 hari 3 malam menghadap ke arah barat
    setelah itu kelilingi pohon itu sambil menyanyikan lagu Indonesia Raya
    sebanyak 10 kali searah jarum jam

    niscaya Anda akan semakin sesat.

    may Peterporn bless you

  9. Budi Cahyono Says:

    Kalo alur ceritanya, simple banget kayaknya, ada maling mimpi, disewa oleh perusahaan untuk nanem mimpi, sukses, selesai. Apakah cobb diakhir film masih bermimpi apa gak? sepertinya kita harus mengembalikan budaya nonton yang bener nonton, bukan nonton sambil bla bla bla🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s