Melisa Bersabda

Sabda sesat, tidak memukau nalar, tidak mengguncang iman

Dasar Bocah (Part 3) 15 April 2010

Filed under: Uncategorized — melisamaya @ 4:12 PM

Untuk melihat part 1:

https://melisamaya.wordpress.com/2009/06/14/dasar-bocah/

Untuk melihat part 2:

https://melisamaya.wordpress.com/2009/06/16/dasar-bocah-part-2/

Namun saya sarankan untuk tidak melihatnya.

Ehek-ehek… (Maaf, beginilah suara tawa saya.)

Sebelum masuk ke topik,

seperti biasa saya ingin mereview tingkat kesulitan UTS saya

yang baru saja selesai ini.

Inilah review tersebut:

1. Computer Graphic: Bagai mentracing wajah sapi.

2. Bahasa Inggris: Bagai mencium ketiak sapi.

3. Sociology in Art and Design: Bagai menikmati daging sapi.

4. Drawing: Bagai melukis wajah sapi.

5. East Art History: Bagai melihat sapi kawin.

6. Bahasa Indonesia: Bagai menghirup kentut sapi.

7. Fotografi: Bagai memerah susu sapi.

8. Visual Communication Principle: Bagai diseruduk sapi.

9. Religiusitas: Bagai berpelukan dengan sapi.

Sekian review midterm ini.

Tidak mengerti? Wajar.

Baiklah, kembali ke topik utama.

Hal-hal “goblok” lain yang saya lakukan sewaktu kecil adalah

saya menganggap segala benda di dunia ini hidup.

(Saya yakin Toy Story mencuri ‘kegoblokan’ saya!)

Saya menganggap bahwa boneka, bantal, guling, kasur, bahkan beras adalah makhluk hidup.

Sehingga setiap pagi, setelah bangun tidur,

saya bukannya berdoa kepada Tuhan (ternyata benih-benih Atheis sudah ada dari sini),

melainkan malah berterima kasih kepada kasur

karena telah menopang badan saya selama 8 jam.

Saya juga pernah dimarahi ibunda saya,

karena saya membuang beberapa butir beras.

Saya dulu berpikir bahwa beras itu akan kepanasan saat dimasak

dan akan merasa sakit saat digigit manusia (ya saya memang bodoh).

Sebagai anak yang baik, saya pun berusaha menyelamatkan beras-beras itu

dari takdir penderitaan mereka.

Awalnya saya membuang hanya sebutir.

Namun saya kasihan dengan beras tersebut yang berhasil kabur sebutir diri,

mungkin terpisah dari ayah dan ibunya (ya, saya juga bingung kenapa saya bisa segoblok itu?).

Saya pun membuang beberapa butir lagi.

Untungnya, ibunda saya melihat kejadian itu,

sehingga berhasil menghentikan kegilaan bocah itu (yang notabene adalah saya).

Saya juga pernah menonjok adik saya,

karena dia melempar boneka kesayangan saya.

(Namun, akhirnya saya ditonjok orang tua saya.)

Saya memiliki 2 boneka kesayangan:

Pertama adalah boneka monyet cute berwarna coklat

yang saya beri nama “monkey”.

………………..

Ya, sense of naming saya memang rendah.

Cara bacanya pun bukan “mang-ki” melainkan “mon-kei”.

Sungguh bocah yang bodoh.

Kedua adalah boneka pikachu

yang saya beri nama……

…”pikachu”.

…………….

Semoga kelak saya tidak memberi nama anak saya: “Anak”.

 

4 Responses to “Dasar Bocah (Part 3)”

  1. Domi Says:

    Wakakakak
    Kegoblokan lu bnr2 menghibur….

    keep it up!! (apanya??)

    hahaha

  2. melisamaya Says:

    terima kasih bung.
    entah itu pujian atau hinaan…
    ohohohok

  3. PS: Dijamin apa yang anda baca di bawah ini tidak ada hubungannya dengan postingan di atas

    Oi gua baru tau lu punya blog!
    Malah ada banyak nama gua disebut2 lagi!
    Setelah gua baca ternyata blog ini tidak bermoral!
    Tidak mengkisahkan sisi baik manusia!

    Segeralah bertobat!

    Btw comment untuk postingan di atas: Whahaha ternyata di dunia ini ada yang lebih bodoh daripada gua!!!
    Melisa new nickname: Bobo (bocah bodoh)

  4. melisamaya Says:

    Reply comment gak ada hubungan:
    Kan udah gue tulis
    “Sabda sesat, tidak memukau nalar, tidak mengguncang iman”
    Jadi udah pasti isinya gak bermoral dong om!
    Kalo mau yang bermoral, sana baca al-quran
    Kebakar rasain lu!

    Reply comment postingan:
    Cih.. itukan masa lalu bung!

    P.S.
    Jangan ngaku-ngaku lady deh. Kayak hode aja. huahahahaha


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s